Gus-Irawan-1

MEDAN, Ketua Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu berharap Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dapat bermanfaat bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kita ingin mendorong LIPI membuat inovasi, dan teknologi tepat guna yang bisa dimanfaatkan terutama oleh UMKM yang murah meriah. Sehingga bisa menghasilkan produktivitas mereka di Indonesia,” ujar Gus Irawan Pasaribu, Ketua Komisi VII DPR RI yang membidangi energi dan lingkungan hidup, melalui sambungan telefon dari Jakarta, Jumat (28/4).

Dia a menambahkan Komisi VII DPR RI siap mendukung Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk menghasilkan temuan, inovasi dan teknologi tepat guna terutama yang bisa dimanfaatkan oleh UKM.

“Komisi VII ingin mendorong LIPI membuat teknologi tepat guna yang bisa dimanfaatkan oleh UKM, teknologi yang murah meriah sehingga bisa meningkatkan produktivitas UKM di Indonesia,” kata dia.

Dia menilai LIPI telah menjalankan tugas dan fungsinya di bidang riset dan teknologi dengan baik, sehingga patut diapresiasi. Apalagi berhasil menjadi satu lembaga yang menghasilkan riset tertinggi dengan 500 lebih paten.

“Walau jumlah penelitian yang sudah dikomersialisasikan baru ada sembilan, terbilang tinggi. Tetapi kami mendorong lebih banyak lagi hasil penelitian yang dikomersialisasikan,” katanya.

Terkait dukungan anggaran seperti yang pernah diungkapkan sebelumnya, Gus menilai LIPI perlu mendapat dukungan penuh pemerintah untuk mengoptimalkan fungsi LIPI agar dapat melakukan berbagai kegiatan penelitian yang lebih besar kedepannya.

Menurut Politisi Partai Gerindra tersebut, dukungan pemerintah terhadap bidang riset dan teknologi masih belum optimal. Dilihat dari program pemerintah yang ingin membangun 100 Taman Sain dan Teknologitetapi berhenti di tengah jalan.

“Kami sangat menyayangkan hal ini, batalnya 100 taman sains dan teknologi ini contoh pemerintah tidak konsisten. Oleh karena itu kami mengharapkan kedepan dukungan anggaran untuk LIPI supaya bisa melakukan berbagai kegiatan riset yang lebih besar,” katanya. Gus menjelaskan, anggaran terkait riset datang dari eksekutif (pemerintah) dibahas di legislatif dan nanti diputuskan di legislatif sehingga terinformasikan.

Wujudkan Taman Sains
Gus tetap mengapresiasi gagasan LIPI dengan mewujudkan Taman Sains dan Teknologi sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan dunia industri, perguruan tinggi, pusat riset dan pelatihan, kewirausahaan, perbankan, pemerintah pusat dan daerah, dalam satu lokasi yang memungkinkan aliran informasi dan teknologi secara lebih efisien dan cepat.

“Kami sudah lihat apa yang digagas LIPI dengan taman sains. Berbagai inovasi hasil riset yang terletak di kawasan Pusat Penelitian Biologi LIPI di Cibinong, Kabupaten Bogor sudah kita tinjau langsung ke lokasi,” katanya.

Menurut Gus, dalam kesempatan itu LIPI juga mengajak pemerintah, yang dalam hal ini diwakili oleh Komisi VII DPR RI, untuk menyebarluaskan informasi program dan kegiatan LIPI kepada para pemangku kepentingan.

“LIPI ini menjadi penyedia pengetahuan terkini, penyedia solusi teknologi, serta merupakan pusat pengembangan aplikasi teknologi lanjut. Harapannya melalui kegiatan ini terjalin kemitraan strategis antara LIPI dengan DPR dalam berbagai aspek,” kata dia. 

Leave a Comment